Pemerintah ingin memastikan bahwa meskipun permintaan pasar meningkat menjelang Lebaran, masyarakat tetap mampu menjangkau kebutuhan dasar tanpa terbebani lonjakan harga yang ekstrem.
Optimisme pemerintah didasarkan pada kesuksesan insentif serupa pada periode Nataru sebelumnya.
Saat itu, sektor perkeretaapian dan penerbangan mencatat lonjakan penumpang yang signifikan berkat skema diskon tiket dan PPN ditanggung pemerintah (DTP).
Dengan anggaran yang kini lebih besar, pemerintah memproyeksikan pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 akan menjadi motor penggerak utama bagi konsumsi rumah tangga secara nasional.[dit]
