Dengan mendorong PT PLN (Persero) dan instansi terkait untuk serius menggarap proyek ini, diharapkan Papua tidak hanya menjadi lumbung energi mentah, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi hijau yang mandiri di masa depan.
Pembangunan energi berkelanjutan di Papua bukan sekadar tentang transisi lingkungan, melainkan tentang implementasi sila kelima Pancasila.
Rivqy mengingatkan bahwa listrik harus hadir merata hingga ke pelosok dan wilayah terluar. Tanpa implementasi yang terukur, kebijakan ini hanya akan menjadi dokumen di atas kertas.
Pemerintah dituntut memastikan bahwa setiap investasi energi yang masuk ke Papua memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat lokal secara langsung.[dit]
