Discord Terapkan Pengaturan Keamanan Remaja Secara Global Mulai Maret 2026

"Logo Discord"
Logo Discord (Dok. Discord)

“Tujuan kami memberi perlindungan yang lebih kuat bagi remaja, sekaligus tetap memberi ruang bagi orang dewasa terverifikasi untuk menggunakan fitur secara penuh,” ujarnya.

Respons Pengguna dan Isu Privasi

Penerapan kebijakan keamanan remaja di Discord secara global ini dilakukan setelah hasil uji coba di Inggris dan Australia menunjukkan hasil yang positif.

Namun, langkah ini mendapatkan respons beragam dari komunitas pengguna.

Sebagian pengguna mendukung adanya pembatasan konten demi keselamatan anak di bawah umur.

Di sisi lain, muncul kekhawatiran terkait privasi data identitas, mengingat adanya insiden kebocoran data identitas pada layanan dukungan pihak ketiga di akhir tahun 2025 yang memengaruhi sekitar 70 ribu foto identitas pengguna.

Langkah Discord ini sejalan dengan tren platform besar lainnya seperti Instagram, Snapchat, dan TikTok yang terus memperketat pengawasan akun remaja.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Discord juga telah membentuk Teen Council yang beranggotakan 10 hingga 12 remaja usia 13–17 tahun untuk memberikan masukan terkait fitur keamanan di masa depan.

Adanya sistem keamanan remaja di Discord diharapkan dapat menyeimbangkan antara kebebasan berekspresi di ruang digital dan perlindungan terhadap potensi ancaman siber bagi pengguna muda.

Baca Juga: Telkom dan Google: Digitalisasi Pendidikan Berbasis AI di Yogyakarta

Exit mobile version