Sentimen negatif tidak hanya berhenti pada harga jual. Harga buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam juga ikut terjun bebas sebesar Rp13.000, kini berada di level Rp2.728.000 per gram.
Jika kita mengalkulasi selisih antara harga beli dan harga buyback (spread), terdapat gap sebesar Rp212.000. Selisih yang cukup lebar ini menuntut investor untuk lebih bijak dan berorientasi jangka panjang, karena emas membutuhkan kenaikan harga yang cukup tinggi untuk mencapai titik impas (break even point).
Secara psikologis, penurunan di hari libur Imlek ini menjadi pengingat bahwa pasar komoditas tetap bergerak dinamis tanpa mengenal kalender libur. Bagi Anda yang berencana melakukan investasi, memantau pergerakan harian sangatlah krusial agar tidak terjebak dalam spekulasi jangka pendek yang berisiko.[dit]
