Jaga Stabilitas Harga Saat Ramadan: Pemerintah Diminta Amankan Rantai Pasok Bahan Baku

"Aktivitas di pasar Legi."
Aktivitas pasar Legi Solo. (Dok. Espos.id)

FAKTANASIONAL.NET– Lonjakan permintaan konsumsi masyarakat menjelang bulan Ramadan dan Idul fitri 2026 menjadi perhatian serius.

Pemerintah didorong untuk melakukan langkah antisipasi strategis agar momentum ini menjadi mesin pertumbuhan ekonomi, bukan justru pemicu inflasi yang tak terkendali.

Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, menekankan bahwa kunci utama menghadapi fenomena tahunan ini terletak pada pengawasan rantai pasok dan stabilitas harga bahan baku di pasar.

Hendry menyoroti bahwa ketersediaan bahan baku sangat krusial bagi keberlangsungan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang biasanya mengalami peningkatan produksi selama bulan suci.

Baca Juga: UMKM Pertamina Gebrak INACRAFT 2026: Raup Rp1,9 Miliar di Hari Pertama

“Tingginya konsumsi masyarakat menyebabkan naiknya permintaan atas bahan baku seperti tepung, daging, susu, minyak goreng, dan lain-lain. Para pelaku UMKM sangat berkepentingan atas hal ini,” kata Hendry Munief dalam keterangan resminya, Jumat (20/2/2026).

Politikus PKS tersebut meminta pemerintah untuk tidak sekadar memantau, tetapi juga aktif mencari solusi jika terjadi hambatan distribusi.

Exit mobile version