Guncangan Gempa M 4,6 di Tangerang

Gempa berkedalaman 99 km ini dinyatakan tidak berpotensi menimbulkan tsunami./Ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Warga Kabupaten Tangerang, Banten, dikejutkan oleh aktivitas seismik pada Sabtu malam (21/2/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan Magnitudo 4,6 yang berpusat di darat, tepatnya 3 km Tenggara Kabupaten Tangerang.

Meski kekuatannya berada di skala menengah, fenomena ini menarik perhatian karena parameter teknisnya yang unik.

Hal yang menonjol dari peristiwa pukul 19.23 WIB ini adalah kedalamannya yang mencapai 160 km. Secara teknis, ini dikategorikan sebagai gempa bumi menengah hingga dalam.

Biasanya, gempa dengan kedalaman seperti ini memiliki area persebaran getaran yang luas namun dengan intensitas guncangan di permukaan yang cenderung lebih lembut dibandingkan gempa dangkal. Inilah alasan mengapa dampak kerusakan masif jarang dilaporkan pada koordinat 6,27 LS dan 106,51 BT tersebut.

BMKG menegaskan bahwa laporan awal ini mengutamakan kecepatan diseminasi informasi. Mengingat data bersifat dinamis, hasil pengolahan awal masih bisa berubah seiring masuknya kelengkapan sensor seismik lainnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap potensi informasi hoaks yang sering beredar pasca-getaran.[dit]

Exit mobile version