Tren ini menunjukkan bahwa permintaan aset aman (safe haven) di pasar domestik sedang berada di titik puncaknya.
Jika dikalkulasikan, terdapat selisih (spread) sebesar Rp219.000 antara harga beli dan harga buyback. Selisih ini cukup lebar, sehingga investor disarankan untuk tetap tenang dan melihat instrumen ini sebagai tabungan jangka panjang.
Bagi Anda yang baru ingin masuk, angka Rp3 juta per gram mungkin terasa mahal, namun melihat tren bullish saat ini, emas tetap menjadi pelindung nilai kekayaan yang paling relevan di tahun 2026.[dit]
