FAKTANASIONAL.NET – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah Iran secara hampir bersamaan. Lima kota yang disebut terdampak serangan tersebut meliputi Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, serta ibu kota Teheran.
Mengutip laporan Agence France-Presse (AFP), serangan itu terjadi pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Di Teheran, sedikitnya dua ledakan terdengar pada pagi hari, memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.
Kantor berita Iran, Fars News Agency, melaporkan bahwa ledakan tersebut diduga berasal dari serangan rudal. “Jenis ledakan tersebut menunjukkan bahwa ini merupakan serangan rudal,” demikian pernyataan Fars, tanpa memerinci jenis maupun sumber persenjataan yang digunakan.
AS Terlibat dalam Operasi Gabungan
Sejumlah media utama Amerika Serikat, termasuk CNN, mengutip pejabat di Washington yang menyatakan bahwa AS turut ambil bagian dalam operasi militer bersama Israel. Berdasarkan sumber yang dikutip, serangan yang dilancarkan bukan berskala kecil dan menargetkan sejumlah fasilitas militer di wilayah Iran.
Seorang pejabat AS yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa fokus operasi diarahkan pada target-target militer strategis. Namun, rincian lebih lanjut tidak diungkapkan dengan alasan operasi masih berlangsung.
