FAKTANASIONAL.ID – Di tengah meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya menjaga ketahanan energi nasional dengan memprioritaskan keselamatan pekerja dan keberlangsungan operasional.
Perusahaan memperkuat mitigasi risiko serta melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh aktivitas bisnis yang terdampak dinamika global.
Pertamina berkoordinasi erat dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, jaringan Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia, serta otoritas setempat guna memastikan keamanan pekerja dan kelancaran operasional di kawasan tersebut.
Tiga Unit Strategis yang Terdampak
Pertamina mengidentifikasi tiga entitas bisnis yang bersinggungan langsung dengan situasi Timur Tengah, yaitu:
PT Pertamina International Shipping (PIS) Non Captive, yang menangani aktivitas pengangkutan energi global.
Pertamina Internasional EP (PIEP), yang mengelola operasi hulu di Basra, Irak.
