Antisipasi Krisis Energi, Pemerintah Perlu Terapkan WFH dan Perpanjangan Cuti Lebaran

Ir. HAIDAR ALWI.

Oleh: R. Haidar Alwi. (Pemikir Bangsa/Dewan Pembina Ikatan Keluarga Alumni ITB)

ANCAMAN krisis energi global kembali meningkat seiring ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan minyak dunia.

Bagi Indonesia yang masih mengimpor sebagian besar kebutuhan minyaknya, setiap gangguan pasokan global dapat langsung memicu tekanan pada stok BBM nasional.

Dalam situasi seperti ini, pemerintah perlu menyiapkan kebijakan cepat untuk menekan konsumsi energi domestik.

Salah satu opsi yang layak dipertimbangkan adalah penerapan Work From Home (WFH) bagi pegawai pemerintah dan swasta—kecuali sektor vital—yang dipadukan dengan percepatan dan perpanjangan cuti bersama Lebaran.

Kombinasi kebijakan ini berpotensi menekan mobilitas nasional secara signifikan sehingga konsumsi BBM dapat ditekan dalam waktu relatif singkat.

Mobilitas Harian Menjadi Sumber Konsumsi BBM Terbesar

Sektor transportasi merupakan penyumbang terbesar konsumsi BBM nasional, terutama dari kendaraan pribadi. Mobilitas harian pekerja di kota-kota besar—perjalanan pergi dan pulang kantor—menghabiskan jutaan liter bensin setiap hari.

Kemacetan di kawasan metropolitan seperti Jabodetabek juga memperburuk konsumsi BBM karena kendaraan menghabiskan lebih banyak bahan bakar dalam kondisi berhenti dan berjalan.

Dengan kata lain, mobilitas kerja harian adalah salah satu sumber pemborosan BBM terbesar di Indonesia.

WFH Mengurangi Perjalanan Jutaan Kendaraan

Jika pemerintah menerapkan WFH secara luas bagi pegawai administrasi yang pekerjaannya dapat dilakukan secara digital, maka jutaan kendaraan tidak perlu melakukan perjalanan setiap hari.

Manfaat langsungnya antara lain:

– Mengurangi perjalanan kendaraan pribadi dan ojek online

– Menurunkan kemacetan yang menyebabkan pemborosan BBM

– Mengurangi perjalanan dinas dan mobilitas sekunder

Pengalaman selama pandemi menunjukkan bahwa kebijakan WFH mampu menurunkan mobilitas perkotaan secara drastis. Dampaknya tidak hanya terasa pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada konsumsi energi transportasi.

Dalam konteks krisis energi, WFH dapat menjadi instrumen penghematan BBM yang cepat dan murah.

Percepatan dan Perpanjangan Cuti Lebaran

Selain WFH, pemerintah juga dapat mengambil langkah tambahan dengan mempercepat dan memperpanjang cuti bersama Lebaran.

Langkah ini memiliki dua manfaat sekaligus.