Perkuat Ketahanan Pangan, RI-Tiongkok Kolaborasi Produksi Padi di Salor Merauke

/Dok. Kementerian Transmigrasi

“Saya lihat di situ memang manajemennya itu butuh ditingkatkan. Kita harus punya SOP (Standar Operasional Prosedur), standarisasi pengolahan, perawatan dari petani yang standar,” jelas Zhonghua Sheng.

Rapat tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk menempatkan Orang Asli Papua (OAP) sebagai pelaku utama dalam program cetak sawah rakyat. Fokus kolaborasi ke depan tidak hanya terbatas pada kuantitas produksi, tetapi juga pada:

  • Pengembangan SDM: Melalui pendidikan dan pelatihan teknis bagi masyarakat lokal.

  • Pembenahan Manajemen: Penerapan teknologi pertanian terpadu.

  • Penguatan Hilirisasi: Memastikan beras Merauke memiliki kualitas konsisten agar mampu menembus pasar nasional hingga pasar ekspor.

Exit mobile version