FAKTANASIONAL.NET – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memberikan peringatan serius dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat, 13 Maret 2026.
Ia mengakui bahwa target defisit APBN di bawah 3% PDB sulit dipertahankan akibat lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik Timur Tengah.
Kenaikan Indonesian Crude Price (ICP) secara otomatis membebani subsidi energi dan memperlebar celah fiskal nasional.











