Masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan perjalanan balik pada tanggal 25, 26, dan 27 Maret guna menghindari penumpukan di titik-titik kritis. Strategi ini diharapkan mampu menghilangkan kendala bottleneck yang sering terjadi saat volume kendaraan meningkat drastis secara bersamaan.
Selain fokus pada kelancaran jalan, Jenderal Sigit juga berpesan agar pengemudi tidak memaksakan diri jika merasa lelah. Fasilitas rest area, pos pelayanan, dan pos terpadu disiagakan penuh untuk tempat beristirahat para pemudik.
Keamanan dan keselamatan harus tetap menjadi prioritas di atas kecepatan, sehingga perjalanan kembali ke kota asal tetap nyaman dan minim risiko kecelakaan selama musim Idulfitri 1447 Hijriyah.
