FAKTANASIONAL.NET – Bencana gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 7,6 yang berpusat di perairan laut Ternate memicu kerusakan fisik masif di dua provinsi, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026).
Guncangan hebat yang terjadi pada kedalaman 33 kilometer ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, kerusakan fasilitas kesehatan, hingga evakuasi massal ribuan warga pesisir.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa terletak 132 kilometer arah barat laut Ternate.
Dampak guncangan terkuat tercatat mencapai skala V hingga VI MMI di Ternate dan IV hingga V MMI di Kota Manado.
Dampak di Sulawesi Utara: GOR dan Rumah Sakit Rusak
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, mengonfirmasi adanya dampak fatalitas akibat bencana ini di wilayahnya. Selain menelan satu korban jiwa, kerusakan struktural signifikan juga melanda fasilitas olahraga utama di Ibu Kota Provinsi.
“Satu warga sipil meninggal dunia akibat bencana ini. Kerusakan fatal juga melanda Gedung Olahraga (GOR) KONI Sario di Kota Manado,” lapor Olly Dondokambey, Kamis (2/4/2026).
Situasi darurat juga dilaporkan oleh Komandan Resor Militer (Danrem) 131/Santiago di salah satu rumah sakit di Manado.
Kerusakan meliputi pecahnya kaca ruang Intensive Care Unit (ICU) serta runtuhnya tembok bangunan. Guna mengantisipasi reruntuhan susulan, petugas bergerak cepat mengevakuasi sedikitnya 40 pasien ke lokasi yang lebih aman.
