Hal ini membuktikan bahwa manajemen anggaran dilakukan secara terukur dan jauh dari angka triliunan rupiah seperti yang diklaim di media sosial.
Mengenai isu pengadaan kaos kaki, Dadan menjelaskan bahwa BGN tidak melakukan pengadaan tersebut secara langsung.
Perlengkapan tersebut merupakan bagian dari program pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Seluruh prosesnya dikelola oleh Universitas Pertahanan melalui mekanisme swakelola tipe 2 menggunakan anggaran BGN.
Dengan penjelasan ini, diharapkan publik dapat melihat proporsi anggaran yang sebenarnya secara objektif.**
