Jalur ini bukan lagi sekadar lintasan perdagangan, melainkan “titik syaraf” yang menentukan stabilitas ekonomi global. Ketika akses di Timur Tengah terganggu, jalur pelayaran menuju Asia Timur menjadi medan tarung baru bagi dominasi kekuatan maritim.
Langkah tegas Presiden Donald Trump yang memerintahkan pencegatan kapal terkait Iran menandai perubahan paradigma dari diplomasi menuju kontrol langsung di laut internasional. Hal ini menjadi ujian serius bagi kedaulatan dan posisi strategis Indonesia.
Sebagai negara dengan garis pantai terpanjang di area tersebut, Indonesia dituntut jeli membaca arah intelijen strategis agar tidak terjepit dalam kontestasi terbuka antara blok Barat dan Timur.[dit]
