Inovasi PAD dan Pengendalian Inflasi
Selain perencanaan, Tito menyoroti dua pilar penting dalam stabilitas ekonomi daerah yaitu optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengendalian inflasi.
Ia meminta Pemprov Sumut untuk terus berinovasi dalam menggali sumber pendapatan baru tanpa memberikan beban tambahan bagi masyarakat.
Stabilitas harga barang juga menjadi perhatian utama. Mendagri mengingatkan bahwa inflasi yang tidak terkendali akan langsung memukul daya beli kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemda diharapkan tetap konsisten memantau ketersediaan pasokan dan distribusi komoditas pangan di pasar.
Keseimbangan Fiskal dan Investasi
Menutup arahannya, Mendagri mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pendapatan dan belanja dalam APBD.
Pengelolaan anggaran yang efektif diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang sehat, sehingga dapat membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan roda ekonomi di Sumatera Utara secara lebih masif.
Melalui Musrenbang ini, diharapkan RKPD Sumut Tahun 2027 dapat menjadi cetak biru pembangunan yang lebih akurat, responsif terhadap data lapangan, dan mampu membawa Sumatera Utara melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional di masa mendatang.










