Dominasi keluarga Pham dalam operasional Green SM sangatlah absolut. Pham Nhat Vuong tercatat memegang saham mayoritas sebesar 49,04 persen, sementara sisa kepemilikan lainnya terbagi di antara anggota keluarga inti dan Vingroup.
Latar belakang hukum internasional yang dimiliki Pham Thu Huong dari Universitas Nasional Kyiv dan keahlian ekonomi geologi Vuong menjadi pondasi kuat strategi bisnis mereka.
Namun, insiden tragis di Bekasi Timur kini menjadi ujian berat bagi kredibilitas dan tanggung jawab moral sang miliarder dalam menjamin keamanan layanan mereka di pasar mancanegara.
Kejadian pada 27 April 2026 ini menuntut transparansi penuh dari manajemen PT Xanh SM Green, mengingat tingginya angka korban jiwa dan posisi mereka sebagai pelopor transportasi hijau di tanah air.[dit]
