Ketegangan di Teheran: Pezeshkian Ancam Copot Menlu Imbas Dominasi Garda Revolusi

Ketegangan di Teheran: Pezeshkian Ancam Copot Menlu Imbas Dominasi Garda Revolusi/(Foto: AFP)

Sikap ini dinilai menurunkan muruah Araghchi sebagai diplomat utama negara menjadi seakan hanya bertindak sebagai asisten pribadi Vahidi.

Presiden Pezeshkian secara tegas telah memperingatkan akan melengserkan pembantunya tersebut apabila insiden pembangkangan garis komando ini kembali terulang di masa mendatang.

Indikasi perpecahan di lingkaran dalam Teheran sejatinya telah mengemuka sebelumnya. Pada 28 Maret lalu, riak perselisihan antara Pezeshkian dan Vahidi telah mencuat.

Fokus perdebatan tajam saat itu menyoroti strategi penanganan konflik bersenjata dan dampak destruktifnya yang langsung memukul roda perekonomian rakyat.

Kondisi kepemimpinan yang karut-marut ini juga tidak luput dari pantauan dunia internasional. Mantan Presiden AS, Donald Trump, menyoroti fenomena faksionalisme ini sebagai biang keladi mandeknya perundingan.

Terdapat dua hingga tiga faksi, bahkan mungkin empat, di mana struktur kepemimpinan mereka beroperasi tanpa koordinasi,” ungkap Trump menyentil krisis internal tersebut.[dit]

Exit mobile version