Project Freedom: Misi Berani Donald Trump Bebaskan 20.000 Pelaut di Selat Hormuz

Donald Trump/(instagram)

Meskipun Trump menyebut telah terjalin komunikasi positif dengan perwakilan Iran, ia tetap memberikan peringatan keras.

Segala bentuk sabotase atau gangguan terhadap misi Project Freedom akan dihadapi dengan kekuatan militer penuh.

Fokus utama Washington saat ini adalah memulihkan arus perdagangan di jalur yang menjadi urat nadi energi dunia tersebut.

US Central Command tidak main-main dalam menjalankan instruksi presiden. Misi ini melibatkan pengerahan 15.000 personel, deretan kapal perusak berpeluru kendali, serta lebih dari 100 pesawat tempur.

Meski anggota parlemen senior Iran, Ebrahim Azizi, menilai intervensi ini sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata, Gedung Putih tetap optimis.

Trump menegaskan bahwa pembebasan ribuan pelaut dan pemulihan operasional perusahaan pelayaran adalah prioritas yang tidak bisa ditunda demi mengakhiri kerugian ekonomi global yang terus membengkak.[dit]

Exit mobile version