“Pangdam telah memerintahkan Asintel Kasdam II/Swj dan Danpomdam II/Swj untuk segera menangani di lapangan melalui penyelidikan mendalam, agar tidak terjadi kesimpangsiuran pemberitaan maupun berkembangnya opini keliru di masyarakat,” kata Letkol Inf Yordania.
Saat ini, pihak Denpom 2/IV Palembang tengah melakukan serangkaian proses penyelidikan mendalam. Langkah yang diambil meliputi:
-
Pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian.
-
Pendalaman rekaman kamera pengawas (CCTV).
-
Pelaksanaan autopsi jenazah korban.
-
Pengumpulan barang bukti di lapangan.
Selain penyelidikan internal, pihak TNI juga berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan demi mendukung pengungkapan fakta secara objektif dan komprehensif.
Letkol Inf Yordania meminta semua pihak untuk bersabar karena proses penyelidikan membutuhkan waktu agar seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap secara akurat.
“Kodam II/Sriwijaya turut menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut serta mengimbau seluruh pihak untuk menunggu hasil resmi penyelidikan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar situasi tetap kondusif,” pungkasnya.
Baca Juga: Terobosan TNI di Lamongan: Yonif TP 887/KJM Siap Jadi Motor Kesejahteraan Rakyat
