Selain meninjau jalur darat, Gubernur Papua juga mengecek kondisi Bandara Stevamus Rumbewas di Serui. Saat ini, bandara tersebut memiliki landasan pacu sepanjang sekitar 1,6 kilometer, namun sebagian runway mengalami kerusakan akibat gempa bumi.
Ia menyebutkan perbaikan runway telah masuk dalam program APBN. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen juga mengusulkan penambahan panjang landasan sekitar 250 meter yang akan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua.
“Kami berharap pesawat ATR dapat mendarat di Serui sehingga aktivitas penerbangan berjalan lancar dan masyarakat lebih mudah bepergian,” ucapnya.
Menurut Fakhiri, peningkatan kapasitas bandara juga akan berdampak positif terhadap distribusi hasil perikanan serta mempercepat proses rujukan pasien menuju rumah sakit dengan fasilitas lebih lengkap di Biak.[sah]
