FAKTANASIONAL.NET – Kalau Kaltim heboh, gubernurnya didemo oleh rakyatnya sendiri, Kalbar beda lagi. Heboh juga karena si Aseng, bos tambang illegal yang terkenal licin, punya beking kuat, akhirnya bisa ditangkap Kejagung. Kenapa tidak Kejati Kalbar yang nangkap? Ya, sudahlah. Bagus simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!
Akhirnya negara bangun juga. Setelah delapan tahun, Kejaksaan Agung resmi menangkap Sudianto alias Aseng. Ia bos tambang bauksit ilegal yang diduga sudah mengeruk isi perut Kalbar sejak 2017. Penangkapan itu diumumkan Kamis malam, 21 Mei 2026. Delapan tahun, wak. Itu bukan penyelidikan lagi. Itu sudah setara cicilan rumah subsidi hampir lunas.
Baca Juga: Prabowo Gebrak Podium di Museum Marsinah: Soroti Pejabat Beking Ilegal hingga Sindir Dolar!
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi menjelaskan, Aseng adalah beneficial owner PT Quality Success Sejahtera. Nama perusahaannya terdengar seperti motivator seminar, Quality! Success! Sejahtera! Tinggal tambah “Aman Sampai 2025” langsung cocok jadi slogan tambang paling santai se-Asia Tenggara.
Lucunya, perusahaan itu sebenarnya punya izin tambang resmi. Tapi entah mungkin bosan menambang di lokasi legal, mereka malah menggali bauksit di luar wilayah izin. Ini benar-benar inovasi anak bangsa. Kalau orang lain punya SIM buat nyetir di jalan raya, ini malah nyetir masuk ruang tamu tetangga sambil bilang, “Yang penting masih satu kompleks.”
Hasil tambang ilegal itu kemudian diekspor memakai dokumen resmi perusahaan. Mulus. Lancar. Santai. Seolah-olah tidak ada yang salah. Nuan bayangkan, dari 2017 sampai 2025, truk-truk bauksit keluar masuk seperti rombongan kondangan, debu beterbangan macam kabut film horor, bukit menghilang satu-satu, tapi aparat lokal tampaknya sedang menjalani jurus kuno, “Melihat tanpa melihat.”
Publik pun mulai garuk kepala sampai ketombe ideologi berjatuhan. Kejati Kalbar selama delapan tahun ngapain? Masa excavator sebesar dinosaurus gali gunung, suara dump truck menggelegar tiap malam, tapi semuanya terasa senyap di telinga penegak hukum? Jangan-jangan mereka kira itu cuma warga sedang lomba karaoke pakai sound horeg.
Kejagung sendiri bilang Aseng tidak bekerja sendirian. Nah ini bagian paling mantap. Kata penyidik, ada kerja sama dengan “penyelenggara negara”. Wuihhh… kalimat sakti ini langsung membuat rakyat mendadak jadi detektif dadakan. Semua mulai menerka-nerka siapa pejabat yang selama ini duduk nyaman di ruangan ber-AC sambil menikmati hasil bumi Kalbar berubah jadi saldo rekening.
