Kapal Kargo Tujuan Israel Tertahan di Selat Hormuz, Tiga ABK Asal Bangkalan Dipastikan Aman

Pemerintah daerah tengah melacak data verifikasi para pekerja migran yang dikabarkan tertahan di Timur Tengah./Dok. Kompas

“Saya juga bermitra dengan imigrasi. Karena mereka (tiga ABK) tidak melakukan pelanggaran, jadi saya tidak dikabari oleh imigrasi,” tambahnya.

Disperinaker Bangkalan Lakukan Tracing Data Puluhan Tahun

Di tingkat kelayakan data, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa merilis data manifestasi resmi jumlah total pekerja migran Bangkalan yang terjebak di kapal tujuan Israel tersebut.

“Kalau dari video memang ada tiga orang (asal Bangkalan),” ujar Jemmi.

Saat ini, Disperinaker tengah melakukan pelacakan mendalam (tracing) agar penanganan dan pemantauan kondisi bisa dilakukan secara terukur berkoordinasi dengan otoritas pusat. Namun, pencarian data sempat menemui sedikit kendala administratif karena faktor masa kerja para ABK yang sudah terlampau lama di luar negeri.

“Kami tracing data beliau-beliau di ID PMI (Pekerja Migran Indonesia) kami belum ketemu, karena sudah berangkat 20 tahun lebih,” pungkas Jemmi menutup keterangannya.

Baca Juga: Silaturahmi dengan Wali Kota Banjarmasin, Sutradara Tarmizi Abka Siap Garap Kota Gaib ‘Alam Sebelah di Banjarmasin’

Exit mobile version