DPRD Minta Investor Gunakan Bank Kalbar dalam Bertransaksi

Syarif Amin Muhammad, Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat. (Dok. HO/Faktanasional)

“Kinerja Bank Kalbar terus menunjukkan perkembangan yang baik. Ini dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang diterima serta kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah,” kata Amin.

Ia mengungkapkan, pada tahun lalu Bank Kalbar menyetorkan dividen sekitar Rp130 miliar kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai pemegang saham utama. Nilai tersebut disebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Amin, investasi tidak hanya diukur dari besarnya modal yang masuk atau jumlah proyek yang dibangun. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana aktivitas ekonomi yang tercipta mampu memperkuat ekosistem usaha daerah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ketika dana perusahaan berputar melalui lembaga keuangan daerah, manfaat ekonominya dapat kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, hingga program pemberdayaan ekonomi.

“BUMD merupakan salah satu instrumen penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. Jika Bank Kalbar semakin kuat, maka kontribusinya terhadap pembangunan daerah juga akan semakin besar,” ujarnya.

(*Red)

Exit mobile version