Netanyahu Ancam Iran dengan Kekuatan Besar

Manuver Kilat 48 Jam Menlu Iran: Putin Siap Pasang Badan, AS Terjepit di Selat Hormuz!/(pixabay)

Situasi kian kompleks dengan keterlibatan kelompok Houthi yang mengklaim bertanggung jawab atas peluncuran rudal ke Israel dari Yaman. Houthi secara terbuka mengumumkan larangan navigasi maritim bagi kapal-kapal Israel di Laut Merah.

Analis hubungan internasional, William Figueroa dari Universitas Groningen, menilai bahwa strategi Presiden Trump untuk mengaitkan Kesepakatan Abraham dengan perdamaian AS-Iran kini menghadapi tantangan besar.

Selain masalah nuklir dan pengawasan Selat Hormuz, pertempuran berkelanjutan antara Israel dan Hezbollah di Lebanon tetap menjadi batu sandungan utama.

Dengan lebih dari 3.500 korban jiwa sejak Maret, tuntutan Iran akan penghentian permanen serangan Israel di seluruh wilayah menjadi syarat mutlak yang belum terpenuhi, membuat kesepakatan damai yang digadang-gadang Washington masih jauh dari kata final.[dit]

Exit mobile version