“Menlu Sugiono menyampaikan kesiapan Indonesia untuk bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar guna mendorong dialog dan mendukung upaya penyelesaian konflik secara damai,” ungkap laporan Kemlu RI yang dikutip Selasa, 9/6/2026.
Baca Juga: Menlu Sugiono Tegaskan ‘Overflight Access’ AS Tak Akan Seret Indonesia ke Konflik Global
Pemerintah Indonesia menegaskan kembali prinsip diplomasinya bahwa proses perdamaian yang berkelanjutan di Myanmar harus bersifat Myanmar-owned dan Myanmar-led (dimiliki dan dipimpin oleh masyarakat Myanmar sendiri).
Selain itu, Jakarta kembali menekankan pentingnya implementasi Five-Point Consensus ASEAN sebagai landasan bersama untuk menyelesaikan situasi politik di negara tersebut.
Selain berbicara dengan pemimpin tertinggi, Sugiono mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Myanmar, U Tin Maung Swe. Kedua menlu membahas penguatan kerja sama di sektor ekonomi, pendidikan, serta hubungan antar-masyarakat (people-to-people contact).
Kunjungan Sugiono ini memperpanjang deretan keterlibatan aktif negara-negara ASEAN demi stabilitas kawasan. Sebelumnya, menteri luar negeri dari Filipina, Thailand, dan Malaysia telah lebih dahulu melakukan kunjungan serupa ke Naypyidaw.
Baca Juga: Menlu Sugiono Jalin Komunikasi Intensif dengan AS-Iran, Dorong Mediasi Konflik di Timur Tengah
