-
Usia Pertumbuhan: Paling sering terdeteksi pada masa remaja, terutama menjelang dan selama fase pubertas di mana pertumbuhan tulang terjadi sangat pesat.
-
Riwayat Keluarga: Memiliki anggota keluarga dengan riwayat skoliosis meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi serupa.
-
Kondisi Neuromuskular: Kelainan yang memengaruhi sistem saraf dan otot (seperti cerebral palsy atau muscular dystrophy).
-
Faktor Degeneratif: Pada lansia, skoliosis dapat terbentuk akibat pengikisan atau perubahan struktur tulang belakang seiring bertambahnya usia.
Untuk menegakkan diagnosis, dokter spesialis ortopedi akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh pada postur tubuh. Jika ada kecurigaan, dokter akan menyarankan pemeriksaan penunjang berupa foto rontgen. Melalui rontgen, tingkat kelengkungan tulang belakang akan diukur secara akurat menggunakan metode yang disebut Cobb Angle. Hasil ukuran inilah yang menjadi kompas bagi dokter untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Pilihan Penanganan (Scoliosis Treatment)
Perkembangan dunia medis saat ini menawarkan berbagai opsi penanganan skoliosis yang disesuaikan dengan usia pasien, tingkat keparahan sudut lengkungan, serta tingkat progresivitasnya:
-
Observasi Berkala: Untuk kasus kelengkungan ringan, dokter biasanya hanya melakukan pemantauan rutin setiap beberapa bulan untuk memastikan lengkungan tidak memburuk.
-
Penggunaan Brace (Penyangga): Direkomendasikan bagi anak atau remaja yang masih dalam masa pertumbuhan dengan tingkat kelengkungan sedang. Brace berfungsi untuk menahan dan menghambat agar sudut kelengkungan tidak semakin parah.
-
Fisioterapi: Program latihan fisik khusus untuk memperkuat otot-otot di sekitar tulang belakang, meningkatkan fleksibilitas, dan memperbaiki postur tubuh.
-
Tindakan Operasi: Dipertimbangkan sebagai opsi terakhir pada kasus skoliosis berat (sudut kelengkungan signifikan) atau yang berisiko tinggi mengganggu fungsi organ dalam seperti jantung dan paru-paru.
Baca Juga: Perkuat SDM Kesehatan, Wali Kota Banjarmasin Dukung Pembangunan FK UMBJM
