Langkah Seribu Kepala BGN di Parlemen: Menguak Misteri Proyek Motor Listrik

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengevaluasi dana insentif operasional dapur sebesar Rp6 juta per hari demi menekan potensi pemborosan anggaran yang ditaksir mencapai Rp1 triliun per bulan./Dok. Ist

FAKTANASIONAL.NET – Suasana koridor Gedung DPR RI mendadak riuh pada Senin (15/6/2026) setelah agenda rapat penting selesai digelar. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dilantik, Nanik S Deyang, memilih bungkam dan bergegas menghindari kejaran awak media.

Dilansir dari berbagai sumber, sang pejabat enggan merespons pertanyaan krusial mengenai kelanjutan proyek pengadaan motor listrik dari era kepemimpinan sebelumnya yang kini tengah bermasalah.

Langkah cepat Nanik menuju mobil Toyota Alphard putih miliknya menjadi pusat perhatian hari itu.

Padahal, perempuan yang resmi menjabat sejak 8 Juni 2026 tersebut baru saja menyelesaikan pembahasan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2027 bersama Komisi IX DPR RI.

Jurnalis di lokasi berusaha meminta kepastian hukum atas ribuan kendaraan operasional di lapangan yang melibatkan vendor tanpa legalitas memadai.

Kasus ini kian pelik karena Kejaksaan Agung telah menetapkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, pejabat internal Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, serta pimpinan vendor sebagai tersangka korupsi.