SINGKAWANG, FAKTANASIONAL.NET – Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie secara resmi menerima kunjungan audiensi perwakilan Google Education Specialist wilayah Kalimantan I di Ruang Rapat Wali Kota pada Rabu (17/6/2026).
Pertemuan strategis antara pemerintah daerah dan perusahaan teknologi ini secara khusus membahas berbagai peluang kerja sama guna mendukung percepatan Transformasi Pendidikan Digital di Kota Singkawang.
Agenda audiensi penting tersebut turut dihadiri langsung oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang.
Jajaran pejabat teras dari instansi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang juga tampak hadir mendampingi kepala daerah untuk menyelaraskan program pendidikan.
Pihak Google for Education dalam presentasinya memaparkan tawaran sejumlah program unggulan yang meliputi Kandidat Sekolah Rujukan Google, Google Reference School, serta Gemini Certification for K-12.
Perusahaan teknologi global tersebut menyatakan kesiapan penuhnya untuk memberikan pendampingan secara komprehensif kepada pihak sekolah maupun jajaran pemerintah daerah.
Langkah pendampingan teknis ini ditujukan untuk membangun sebuah ekosistem pembelajaran interaktif yang terintegrasi langsung dengan kemajuan teknologi informasi masa kini.
Wali Kota Tjhai Chui Mie menyambut sangat baik tawaran kerja sama tersebut karena dinilai berbanding lurus dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
“Program ini perlu dipertajam dan diintegrasikan sebagai bagian dari implementasi program prioritas nasional yang mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan pendidikan dan penguasaan teknologi,” tegas Tjhai Chui Mie.
Pemerintah Kota Singkawang menaruh harapan besar agar langkah kolaborasi nyata ini mampu mempercepat terwujudnya Transformasi Pendidikan Digital secara merata di seluruh wilayah kerjanya.
Sinergi terpadu bersama pengembang teknologi ini diyakini akan segera mendongkrak tingkat kompetensi para tenaga pendidik dalam beradaptasi menggunakan perangkat digital saat proses belajar mengajar.
Pemerintah daerah pada akhirnya menargetkan lahirnya lebih banyak sekolah unggulan yang mampu menjadi percontohan atau rujukan utama pemanfaatan inovasi teknologi pendidikan di Provinsi Kalimantan Barat.
(*Red)
