FAKTANASIONAL.NET – Rencana mengalihkan pemanfaatan motor listrik hasil pengadaan Badan Gizi Nasional (BGN) kepada guru honorer mendapat respons positif dari kalangan legislatif.
Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, menyatakan mendukung gagasan yang disampaikan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari agar aset yang telah dibeli menggunakan uang negara tetap dimanfaatkan secara optimal.
Sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia dengan mengutip detikcom, Yahya mengungkapkan bahwa usulan hibah tersebut pernah disampaikan Agustina saat rapat bersama Komisi IX DPR.
Menurutnya, langkah itu layak dipertimbangkan mengingat anggaran negara telah digunakan untuk membayar kendaraan tersebut.
Yahya menilai pemberian motor listrik kepada guru-guru honorer di berbagai daerah dapat menjadi solusi agar aset tidak terbengkalai.
Ia menegaskan prinsip utama yang harus dikedepankan adalah memastikan barang yang telah dibeli dengan dana publik dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya setuju dengan pendapat Wakil Kepala BGN Ibu Arumsari agar sepeda motor listrik tersebut dimanfaatkan semaksimal mungkin karena sudah dibayar oleh negara,” kata Yahya dilansir dari detikcom 23/6.
Di sisi lain, politikus Partai Golkar itu mengaku sejak awal tidak sependapat dengan pengadaan sekitar 21 ribu unit motor listrik pada masa kepemimpinan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.
