FAKTANASIONAL.NET — Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah memberikan apresiasi terhadap kinerja Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Lembaga ini dinilai menjadi salah satu penopang ekonomi lokal, khususnya bagi kelompok ibu rumah tangga (IRT) dalam mengakses pembiayaan usaha.
Dalam kunjungan kerjanya, Farida menjelaskan bahwa koperasi yang sehat dan patuh pada regulasi dapat menjadi solusi finansial bagi masyarakat.
Namun, ia menekankan bahwa keberlangsungan koperasi sangat bergantung pada tata kelola yang transparan untuk menjaga kepercayaan anggota.
Baca Juga: 60 Tokoh, Kementerian dan Lembaga Terima Penghargaan Apresiasi Bela Negara 2025
“Kuncinya dua hal. Satu, pengurusnya amanah. Dua, anggotanya percaya,” ujar Farida Farichah saat memberikan sambutan di Lombok Timur, Minggu (28/6/2026).
Saat ini, Koperasi Konsumen Syariah Karya Terpadu Madani mencatatkan dana kelolaan simpanan anggota sebesar Rp16,5 miliar dengan total aset mencapai sekitar Rp25 miliar. Melihat pertumbuhan tersebut, Farida memproyeksikan aset koperasi ini memiliki potensi untuk berkembang hingga mencapai Rp100 miliar.
“Inilah kekuatannya kooperasi. Mungkin yang kita punya sedikit, tetapi ketika itu dikumpulkan dari sedikit-sedikit-sedikit maka menjadi modal besar. Modal besar ini kalau dikelola secara amanah oleh pengurusnya maka kemudian menjadi berlipat ganda,” katanya.
Literasi Keuangan dan Program KDKMP
Lebih lanjut, Wamenkop mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan agar tidak menjadi korban investasi ilegal atau praktik berkedok koperasi yang menawarkan keuntungan tidak wajar.
Ia menambahkan, pemerintah saat ini tengah menggagas program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Program tersebut dirancang sebagai instrumen untuk memperluas akses pembiayaan di tingkat desa sekaligus meminimalisasi ketergantungan masyarakat terhadap pembiayaan informal seperti rentenir maupun pinjaman online (pinjol) ilegal.
Farida mengharapkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar regulasi dan program penguatan koperasi yang dijalankan pemerintah dapat berjalan optimal di lapangan.
“Mohon doanya agar koperasi bisa terus memberikan dampak kepada masyarakat, terutama kepada Bapak Ibu semua, agar kehadiran pemerintah ini melalui KDKMP benar-benar dirasakan manfaatnya,” ucap Farida.
Baca Juga: Kemenkop Gandeng Energy Absolute Green X Percepat Penyediaan PLTS Mikro untuk Koperasi Desa
