FAKTANASIONAL.NET – Polres Sekadau menginstruksikan masyarakat untuk segera menghubungi layanan Call Center 110 Polri jika menemukan modus penipuan yang mengatasnamakan institusi kepolisian pada Jumat (3/7/2026).
Langkah antisipasi ini ditekankan secara luas untuk mencegah masyarakat menjadi korban pemerasan berkedok hukum pasca perayaan Hari Bhayangkara.
Kapolres Sekadau Andhika Wiratama melalui Pelaksana Tugas Kasi Humas Iwan Kurniawan menyoroti tingginya bahaya pencurian data pribadi oleh sindikat kriminal.
Para pelaku kejahatan ini kerap menyasar target secara acak melalui pesan instan maupun media sosial dengan modus penawaran bantuan khusus.
Masyarakat diminta untuk memutus komunikasi secara sepihak apabila penelepon mulai meminta informasi sensitif seperti nomor rekening atau kode sandi sekali pakai.
Semua bentuk permintaan dana dari oknum yang mencatut nama pimpinan kepolisian dipastikan merupakan sebuah tindak kejahatan penipuan terstruktur.
“Apabila ada pihak yang mengatasnamakan pimpinan Polri dan meminta uang atau mengarahkan korban untuk melakukan transfer dengan alasan apa pun, masyarakat diminta untuk tidak langsung mempercayainya. Lakukan verifikasi terlebih dahulu,” kata Iwan dalam imbauannya, Jumat (3/7/2026).
Setiap bukti pesan singkat maupun riwayat panggilan dari oknum penipu tersebut harus disimpan oleh warga sebagai barang bukti pelaporan hukum.
Aparat penegak hukum menegaskan bahwa kepolisian tidak pernah memungut biaya melalui nomor rekening pribadi untuk memberikan layanan perlindungan kepada masyarakat.
Warga yang merasa terintimidasi oleh oknum penelepon tersebut disarankan untuk segera mendatangi pos polisi terdekat guna meminta perlindungan fisik.
Fasilitas layanan Call Center 110 Polri siap menerima setiap aduan masyarakat selama dua puluh empat jam penuh tanpa dipungut biaya apa pun.
“Jangan ragu melakukan konfirmasi apabila menerima komunikasi yang mencurigakan. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor kepada pihak kepolisian, masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan sekaligus membantu menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkas Iwan.
Sinergi antara aparat keamanan dan kepekaan warga menjadi kunci utama dalam memberantas praktik penipuan lintas wilayah yang merugikan publik ini.
Pemerintah daerah bersama pihak berwajib akan terus menggencarkan edukasi keamanan digital agar warga Sekadau terhindar dari jeratan para pelaku kejahatan siber.
(*Red)
