Uni Eropa dikenal memiliki regulasi sangat ketat terkait paparan bahan kimia pada produk pangan. Pengiriman yang melanggar batas yang ditentukan berisiko ditolak, dikembalikan, atau bahkan dimusnahkan.
Selain itu, terdapat pula temuan kontaminasi aflatoksin, yaitu racun yang diproduksi jamur akibat manajemen penyimpanan atau pengangkutan yang buruk. Paparan zat ini dalam jangka panjang dapat memicu gangguan hati.
Selain aspek kesehatan, penolakan juga sering terjadi karena masalah dokumentasi dan ketertelusuran (traceability).
Hal ini menjadi catatan penting bagi otoritas Bangladesh untuk memastikan bahwa beras yang diimpor benar-benar memenuhi standar keamanan yang aman bagi konsumsi masyarakatnya.[dit]
