FAKTANASIONAL.NET – Jajaran Polsek Meliau menemukan tujuh unit mesin penyedot material usai menindaklanjuti keluhan masyarakat di TikTok terkait dugaan tambang emas ilegal di Kabupaten Sanggau pada Kamis (9/7/2026).
Pemeriksaan lapangan ini dipusatkan secara langsung di dua titik kawasan Desa Melawi Makmur yang masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Meliau.
Kapolsek Meliau Supar memimpin langsung kegiatan patroli pencegahan ini setelah berkoordinasi secara intensif dengan aparatur desa setempat.
Titik pertama yang menjadi sasaran utama penyisiran petugas keamanan berada di kawasan perairan Dusun Landau.
Di lokasi tersebut petugas kepolisian mendapati satu unit mesin dompeng yang masih dalam tahap perakitan dan belum beroperasi.
Aparat penegak hukum sama sekali tidak menemukan satu pun pekerja tambang emas ilegal yang berada di sekitar mesin rakitan tersebut.
Patroli darat kemudian dilanjutkan menyusuri titik kedua yang berlokasi di area Dusun Suak Mangsi.
Pada lokasi kedua ini petugas mendapati enam unit mesin serupa dengan rincian satu unit sedang dirakit dan lima lainnya tertambat di tepi Sungai Melawi Makmur.
Sama seperti temuan pertama kondisi area ini juga terpantau kosong tanpa adanya aktivitas penambangan material yang sedang berlangsung.
Petugas kepolisian langsung menancapkan spanduk peringatan di kedua lokasi temuan untuk mencegah difungsikannya peralatan tambang tersebut.
Langkah pemasangan spanduk larangan ini merupakan bentuk ketegasan aparat sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat sekitar desa.
Supar menegaskan bahwa institusi kepolisian akan selalu merespons cepat setiap laporan masyarakat terkait dugaan kejahatan lingkungan hidup.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang peduli terhadap kondisi lingkungannya dengan menyampaikan informasi kepada kepolisian. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti secara profesional. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas PETI karena selain bertentangan dengan hukum, kegiatan tersebut juga berpotensi merusak ekosistem, mencemari sungai, dan membahayakan keselamatan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan untuk generasi mendatang,” ujar Supar.
Kepolisian tingkat sektor kini berkomitmen meningkatkan intensitas patroli harian demi membebaskan perairan Meliau dari ancaman limbah beracun dan pendangkalan sungai.
(*Red)
