Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang baru saja dirilis mengatakan tingkat kepuasan terhadap Pemerintahan Prabowo hanya tinggal 51,1% saja. Turun drastis dari 81,2% hasil survei pada 100 hari pertama Pemerintahan.
Apakah situasi ini mengkhawatirkan? Bisa iya, bisa tidak. Iya, karena secara angka turunnya drastis. Tidak, karena ini hanya hasil survei. Hasil survei itu hanyalah cerminan situasi pada saat dilakukan. Ke depannya masih bisa diubah, bukan untuk dikhawatirkan. Hasil survei bukanlah situasi yang tetap, melainkan dinamis.
Sebetulnya, lebih mengkhawatirkan himbauan dari Saiful Mujani–pemilik SMRC—sebelumnya, untuk menjatuhkan Prabowo lewat jalan di luar Konstitusi yang ada, daripada hasil survei dari lembaga surveinya. Kecuali, hasil surveinya “dipakai” untuk mencocokkan himbauannya itu. Ini malah lebih mengkhawatirkan lagi.
Apakah sebagai orang yang selalu dikatakan pendukung Prabowo, saya tidak ikutan khawatir? Ya, sudah pasti, tidak lebih khawatir lagi. Wong, kita mendukung Prabowo tanpa embel-embel apa pun juga. Lagian, Prabowo itu orang yang paling berpengalaman dan paling siap kalah. Berbeda dengan Saiful Mujani.
