13 Ribu Titik SPPG Akan Dibuka Sepanjang 2026, Kemenko Pangan: Prioritas Wilayah Pevalensi Stunting Tinggi

BGN secara resmi mencopot 137 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah provinsi menyusul ditemukannya pelanggaran disiplin, penyimpangan anggaran, hingga kasus keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG)./Dok. Ist

“Yang jauh, itu yang Papua-Papua dan NTT, yang stuntingnya tinggi, satu bulan selesaikan. Yang sisanya dua bulan akan kita set bentuknya apa nanti, kita akan jelaskan berikutnya.”

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin menambahkan pembukaan SPPG di wilayah dengan angka stunting tinggi merupakan salah satu kesepakatan pemerintah.

Langkah ini untuk memperkuat implementasi Program MBG.

Sebelum 5 Agustus 2026, pemerintah akan segera memutuskan pembukaan SPPG yang sudah siap beroperasi di daerah-daerah prioritas.

“Yang stunting itu saya baru wa, termasuk sampai lokasi-lokasinya sudah ada Kabupaten/Kota-nya,” ucapnya.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan masalah gizi dan stunting dan penyempurnaan penentuan sasaran penerima, standar menu, serta evaluasi hasil program MBG. (adm)

Exit mobile version