Lolos Pemeriksaan Kopilot Malaysia Airlines di Bandara Kuala Lumpur, AKPS Malaysia: Tidak Kompromi Kalau Ada Keterlibatan Orang Dalam

“Tetapi polisi adalah lembaga yang akan menentukan bagaimana hal itu terjadi,” katanya.

Datuk Seri Mohd Shuhaily Mohd Zain membela kompetensi personel skrining bandara, menekankan AKPS telah berhasil mencegat banyak kasus yang melibatkan narkoba dan barang-barang terlarang lainnya.

“Untuk saat ini, kami dapat meyakinkan publik bahwa sistem yang ada telah sepenuhnya dimanfaatkan dalam kasus ini,” ujarnya.

“Kami akan melihat apakah sistem atau peralatan tersebut dapat ditingkatkan lebih lanjut setelah investigasi selesai.”

Menyoal kemungkinan pekerjaan orang dalam, ujar Datuk Seri Mohd Shuhaily Mohd Zain, tidak akan berkompromi masalah integritas apa pun jika investigasi mengkonfirmasinya.

Pertemuan bersama antara pemangku kepentingan bandara dan pihak berwenang diadakan kemarin untuk membahas peningkatan protokol.

“Pertemuan tersebut dipimpin dan dikoordinasikan oleh sekretaris jenderal Kementerian Perhubungan untuk meneliti bagaimana prosedur yang ada dapat ditingkatkan lebih lanjut,” ujarnya.

Masalah ini ditanggapi dengan serius, dan prosedur akan diperbaiki dalam waktu dekat.

Kopilot Mohd Saufi bin Othman ditangkap di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pekan lalu. Hal ini setelah mengoperasikan penerbangan Malaysia Airlines MH727 dari Kuala Lumpur ke Jakarta.

Dia diduga menyelundupkan sekitar 25 kg ekstasi dalam sebuah koper. Dia juga dinyatakan positif menggunakan narkoba. (adm)

Exit mobile version