TUMBEN KOMPOLNAS BENAR

Foto ilustrsai/Scrsht net.

Berikut kutipan lengkap tulisan Erizal yang terkesan terkejut, mengapresiasi, dan mengkritisi sikap Kompolnas tersebut:

Tumben Kompolnas benar? Kegaduhan di ruang digital bukanlah tindak pidana. Anggota Kompolnas, Choirul Anam, mengingatkan itu kepada Polda Jawa Barat, yang menangkap dua orang terkait unggahan pidato Presiden Prabowo. Presiden Prabowo pun, saya yakin, tidak ingin dua orang warga Jawa Barat itu ditangkap.

Seharusnya, ketika heboh kasus ijazah Jokowi dulu, Kompolnas juga mengingatkan Polda Metro Jaya bahwa kegaduhan di ruang digital juga bukanlah tindak pidana. Tapi, jangankan mengingatkan, Kompolnas memilih diam tak bersuara, malah ikut mendukung. Anggota Kompolnasnya, termasuk juga, Choirul Anam.

Memang, setelah itu Jokowi sendiri ikut melaporkan ke Polda Metro Jaya. Tapi, ilmu Kompolnas seolah-olah mentok saat itu, tak seperti saat ini. Tumben betul Kompolnas mengingatkan Polda Jawa Barat, terkait putusan MK bahwa kegaduhan di ruang digital bukan tindak pidana. Yang paling benar sebetulnya yang ini.

Tapi, jangan sampai terkesan, kalau terkait dengan Prabowo Kompolnas bersuara benar. Giliran terkait Jokowi Kompolnas malah diam seribu bahasa. Adil tidak saja dari ucapan dan pikiran, tapi sejak dari dalam lubuk hati paling dalam. Begitulah kira-kira.[zul]

Exit mobile version