Wasit pertandingan, Dandy Surama Torong sebelum memutuskan pelanggaran, terlebih dahulu meninjau tayangan VAR (Video Assistant Referee). Wasit memutuskan terjadi kontak fisik dan memberikan penalti untuk Indonesia. Pemain Arab Saudi juga diganjar kartu merah.
Jezlyn Kayla, pemain bernomor punggung 4 yang dipercaya menjadi algojo penalti berhasil menceploskan bola ke gawang lawan dan membuat Indonesia unggul 3-0.
Keunggulan Garuda Pertiwi bertambah menjadi 4-0 pada menit ke-49. Jezlyn Kayla kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan empat gol tanpa balas.
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah daya gedor. Arab Saudi berusaha bangkit dengan memasukkan beberapa pemain baru.
Namun, justru Indonesia kembali mencetak gol pada menit ke-49. Kali ini, Shifana Rizka Nadifa, pemain bernomor punggung 17, mencetak gol melalui tendangan sudut terukur ke sisi kiri gawang Arab Saudi yang tidak bisa dijangkau kiper Mariam Abed Altayar. Skor menjadi 5-0.
Unggul jumlah pemain, Garuda Pertiwi belum juga mengendurkan tekanan dengan serangan terus dilancarkan baik dari sisi kanan, kiri dan tengah untuk menambah keunggulan.
Pada menit ke-79, Fadilla pemain bernomor punggung 18 berhasil menceploskan bola ke gawang lawan, untuk memperkuat skor menjadi 6-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Sebelum wasit meniup peluit tanda pertandingan usai atau menit ke-90+1, tim Garuda Pertiwi Indonesia kembali menambah keunggulan setelah pemain belakang Arab Saudi, Dima Ahmed melakukan kesalahan, karena gagal menghalau tendangan Fadilla, sekaligus memastikan kemenangan telak 7-0 atas Arab Saudi.
Kemenangan ini membuat Garuda Pertiwi Indonesia mengantongi tiga poin dari laga perdana Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026. Sementara Arab Saudi belum mendapatkan poin.
Pada pertandingan Grup A lainnya, Hong Kong bermain imbang 0-0 melawan Malaysia, sehingga poin kedua kesebelasan masing-masing mengoleksi satu poin. (adm)
