Fluktuasi Harga Kebutuhan Pokok, Pemerintah Beri ‘Obat Nyeri’

Ilustrasi kebutuhan pokok masyarakat. Foto: PD Pasar Surya

@suara_konsumen: “Masyarakat memahami tantangan rantai pasok global, tapi yang dibutuhkan warga di tingkat tapak adalah kepastian harga yang terjangkau dan ketersediaan barang yang stabil di pasar tradisional harian.”

Pejabat publik terkait sektor pangan harus bekerja lebih giat menanggapi kritik masyarakat. Kenyataan di lapangan, harga kebutuhan pokok terus naik. Sebaliknya, daya beli masyarakat turun.

Penurunan daya beli disebabkan aneka faktor. Antara lain, minimnya lapangan kerja yang tidak sebanding dengan banyaknya jumlah penganggur. Juga, banyaknya PHK akibat ekonomi lesu.

Para penganggur terpaksa lari ke sektor informal. Antara lain, berdagang kecil-kecilan di pinggir jalan. Hasilnya juga minim, karena balik lagi akibat lemahnya daya beli masyarakat.

Sementara itu, pejabat publik di semua sektor pada korupsi. Termasuk aparat penegak hukum. Buktinya, banyak dari mereka ditangkap KPK. Itu menandakan lebih banyak lagi yang belum ditangkap.

Kondisi ini menimbulkan kerawanan kriminalitas dan bibit-bibit pemberontakan. Pemerintah harus secepatnya menangani kondisi masyarakat yang negative sekarang. (*)

Exit mobile version