Demo 27 Agustus Berujung Ricuh: Pos Polisi dan Dua Motor Dibakar

Demo 27 Agustus Berujung Ricuh: Pos Polisi dan Dua Motor Dibakar/Instagram

“Lemparan batu, kayu, dan botol minuman tidak berhenti selama lebih kurang dari 10 menit,” lapor Quin Pasaribu dari lokasi kejadian.

“Asap mengepul di jalanan dan orang-orang berlarian,” tambahnya.

Aksi tersebut awalnya didominasi tuntutan agar DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

Massa juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, penanganan bencana di NTT, serta kebakaran hutan dan lahan.

Data ICW periode 2019-2023 yang dikutip BBC menyebut kerugian negara akibat korupsi mencapai Rp234,8 triliun. Namun, uang pengganti yang kembali ke negara hanya Rp32,8 triliun atau sekitar 13,9 persen.

Seorang perwakilan massa menegaskan, “RUU Perampasan Aset harus segera disahkan sesegera mungkin. Karena sudah sangat mengkhawatirkan, koruptor banyak yang lolos begitu saja.”[dit]

Exit mobile version