Garmin x PBESI Hadirkan “Real-Life Buff” untuk Tingkatkan Kesiapan Timnas Esports Menuju Asian Games 2026

“Dengan desain yang ringan dan tipis serta daya tahan baterai hingga 11 hari, perangkat ini juga nyaman digunakan secara konsisten sepanjang hari dan saat tidur, sehingga gambaran kondisi tubuh yang diperoleh menjadi semakin utuh,” ujar Rian Krisna.

Dasbor Terpusat untuk Keputusan Strategis Timnas

Inti dari dukungan Garmin Health pada kemitraan ini terletak pada infrastruktur perangkat lunak. Selama masa Training Camp, jajaran pelatih PBESI dapat memanfaatkan aplikasi Garmin Clipboard untuk menarik data seluruh atlet secara nirkabel dan bersamaan.

Tanpa perlu mengecek smartwatch secara manual satu per satu, pelatih bisa melihat tingkat kelelahan tim dan menjadi salah satu referensi dalam menentukan kesiapan atlet untuk scrimmage, atau memberikan porsi strength training untuk memperbaiki performa fisik dan fisiologis para atlet esports yang akan bertanding.

Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menyambut baik kolaborasi ini. “Di level kompetisi global seperti Asian Games, kemampuan mekanik in-game saja tidak cukup. Kita berhadapan dengan margin of error sepersekian detik yang sangat bergantung pada kondisi fisik dan mental atlet.”

“Investasi strategis dari Garmin Health ini menciptakan standarisasi baru bagi Timnas. Dengan data yang presisi, kami dapat menyusun program yang paling efisien dengan target yang jelas: meraih medali emas untuk Indonesia di Aichi-Nagoya 2026.”

Melalui kolaborasi dengan PBESI, Garmin menegaskan komitmennya untuk mendukung perkembangan industri esports di Indonesia dengan menghadirkan teknologi wearable dan ekosistem yang dapat menunjang performa para atlet untuk mengharumkan nama bangsa.

Kerja sama ini diharapkan mampu mengedukasi generasi muda bahwa kedisiplinan fisik, manajemen stres, dan kualitas tidur adalah fondasi utama untuk menjadi atlet berprestasi di kancah dunia.

Exit mobile version