Di luar gerbong, pemandangan yang tak kalah emosional terlihat.
Pria berkaus putih itu tampak bersujud di pinggir peron, seolah terguncang hebat oleh aksi nekatnya sendiri.
Menuntut Tanggung Jawab Korlantas Polri, KAI, KAI Commuter, dan Kemenhub
Tak berselang lama, tiga petugas pengamanan (PKD) Stasiun Tanah Abang berlari menghampiri.
Dengan pendekatan yang sigap namun humanis, dua petugas langsung merangkul dan membantu pria yang diduga hendak mengakhiri hidupnya itu untuk berdiri.
Karina Amanda menambahkan, pasca-kejadian, masinis dan petugas keamanan langsung berkoordinasi membawa pria tersebut ke pos pengamanan stasiun untuk ditenangkan dan dimintai keterangan.
Meski diwarnai insiden yang membuat jantung berdebar, KAI Commuter memastikan jadwal kereta tidak mengalami gangguan berarti.
”Perjalanan Commuter Line kembali berjalan melayani naik turun pengguna di peron 2 Stasiun Tanah Abang secara normal,” tegas Karina.
Melalui insiden ini, pihak KAI Commuter kembali mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna KRL untuk tidak melakukan tindakan nekat yang membahayakan nyawa diri sendiri maupun keselamatan perjalanan kereta. (*)
