“Terima kasih atas dukungan dan kepedulian rekan-rekan Hiswana Migas. Bantuan ini sangat berarti untuk mendukung upaya penanganan di lapangan,” ujar Jenal.
Jenal menjelaskan, kebakaran yang terjadi sejak 7 September 2026 sebelumnya melanda area seluas lebih dari 3 hektare. Namun, hingga Minggu (13/9), kondisi kebakaran telah jauh terkendali.
“Dari luasan lebih dari 7 hektare, saat ini titik api sudah dapat dikendalikan dan tersisa sekitar 0,7 hektare yang masih mendapat perhatian khusus,” jelasnya.
