Ganjar Pranowo Minta Pemerintah Prioritaskan Karhutla Kalimantan di Tengah Wacana Pemakzulan Gibran

165 Ribu Kasus ISPA di Kalbar Imbas Karhutla, Komisi IX DPR Desak Kemenkes Turun Tangan/Instagram

FAKTANASIONAL.NET – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menanggapi wacana pemakzulan atau impeachment terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ia meminta perhatian pemerintah dan para pemegang otoritas politik tetap diarahkan pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan yang masih belum padam.

Ganjar menyoroti dampak asap karhutla yang mulai menuai protes dari negara tetangga. Menurut dia, persoalan tersebut membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan politik.

“Bagaimana kalau hari ini kita konsentrasi pada asap yang sudah mulai mendapatkan protes dari (negara) tetangga. Karena penting mendapatkan perhatian dari seluruh pemegang otoritas politik,” kata Ganjar saat dihubungi pada Minggu (11/10/2026), dikutip dari detikNews.

Ia juga menyampaikan keprihatinan atas kondisi tersebut. “Kita malu sebagai bangsa tidak bisa membereskan ini dengan segera,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, penanganan kebakaran hutan dan lahan harus menjadi prioritas pemerintah di tengah mencuatnya perdebatan mengenai pemakzulan wakil presiden. Ia menyinggung protes dari sejumlah negara tetangga yang turut terdampak asap kebakaran di Kalimantan.

Pernyataan tersebut muncul ketika wacana pemakzulan Gibran kembali menjadi perhatian setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memutus gugatan terkait persyaratan pendidikan Gibran saat mendaftar sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024. Putusan itu menyatakan tidak terdapat bukti tamat SMA yang dilaporkan Gibran ketika mendaftarkan diri.

Exit mobile version