“Yang agak berbau Jokowi mulai diparkir di tempat tersendiri,” kata Erizal.
Ia juga menyebut birokrasi telah lebih dahulu menjauh dari Jokowi. Menurutnya, dinamika tersebut masih terus bergerak dan belum menunjukkan tanda-tanda berhenti.
Perkembangan lain yang turut menjadi perhatian ialah penyelidikan Bareskrim Polri terhadap aduan masyarakat mengenai dugaan pemalsuan dalam pembuatan dan penggunaan Surat Keterangan penyetaraan ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Meski demikian, Erizal menyebut masih terdapat keraguan mengenai kelanjutan penanganan aduan tersebut. Ia juga menyoroti ketidakpastian sikap partai politik dalam menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
“Tapi banyak yang masih ragu itu akan bisa berlanjut. Partai-partai juga diragukan mau follow up putusan Mahkamah Konstitusi,” pungkas Erizal.
Penilaian tersebut menggambarkan dinamika politik yang dinilai Erizal tengah berlangsung, termasuk perubahan hubungan antarkelompok yang memiliki pengaruh dalam pemerintahan.[dit]
