JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo, mengungkapkan bahwa dirinya sejak lama menilai studi kelayakan (feasibility study/FS) proyek kereta cepat Whoosh Jakarta–Bandung mengandung potensi masalah besar.
“Sejak pertama kali membaca FS itu, saya sudah melihat banyak asumsi yang rawan menimbulkan persoalan. Dengan pengalaman saya di dunia korporasi dan infrastruktur, hal tersebut jelas akan menjadi masalah besar,” ujar Didiek dalam diskusi Meet The Leaders di Jakarta, Sabtu (20/9/2025).
Meski begitu, proyek kereta cepat tetap berjalan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk enam kontraktor asal Tiongkok dan satu dari Indonesia. Proyek ini akhirnya diresmikan pada Oktober 2023.










