Proyek Gas Lapangan Mako Masuki Tahap Implementasi, Targetkan Produksi Perdana Kuartal IV 2027

SKK Migas bersama Conrad Asia Energy resmi memulai tahap implementasi Final Investment Decision (FID) pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. (Dok. SKK Migas)

FAKTANASIONAL.NET – SKK Migas bersama Conrad Asia Energy resmi memulai tahap implementasi Final Investment Decision (FID) untuk pengembangan Lapangan Gas Mako di Wilayah Kerja Duyung, lepas pantai Kepulauan Anambas.

Proyek yang dioperasikan oleh West Natuna Exploration Limited (WNEL) ini kini memasuki fase konstruksi dan pengeboran guna mengejar target produksi nasional.

Sebagai langkah awal komersialisasi, WNEL telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (Gas Sales Agreement/GSA) dengan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI).

Kesepakatan ini memosisikan PLN EPI sebagai offtaker utama untuk menjamin penyerapan gas bagi kebutuhan pembangkit listrik domestik.

Baca Juga: Percepatan Produksi Migas: Ribuan Sumur Minyak Jambi Masuk Tahap Verifikasi

“Keputusan investasi ini menunjukkan komitmen pemerintah dan KKKS dalam mempercepat pengembangan lapangan gas potensial. Lapangan Mako diharapkan memberi kontribusi signifikan terhadap produksi gas nasional,” ujar Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, dalam seremoni di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Tahapan Konstruksi dan Target Operasional

Pasca-FID, proyek ini akan segera menggulirkan fase utama yang meliputi engineering, procurement, konstruksi, instalasi lepas pantai, hingga commissioning. SKK Migas menyatakan akan melakukan pengawasan ketat agar proyek berjalan sesuai jadwal dan regulasi keselamatan yang berlaku.