Fahira menerangkan, dalam memilih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur harus mengedepankan layar belalang masing-masing kontestan. Sebab, visi-misi merupakan sesuatu yang fundamental dalam menjalankan roda pemeritahan untuk lima tahun mendatang.
“Tapi kita harus pilih seorang calon itu, kita lihat backgroundnya, pengalamannya seperti apa, visi-visinya apa, janjinya apa,” jelasnya.
Fahira yang juga Ketua Umum Ormas Bang Japar turut menandatangani deklarasi pilkada damai. “Kita sepakat untuk bagaimana caranya pilkada damai. Tidak ada berita Hoaks, tidak ada berita SARA, bagaimana kita bisa meredam, jangan sampai ada baku hantam antara Ormas, antara masyarakat dan sebagainya,” pungkasnya.[ald]











